Rabu, 22 Mei 2013

Confession



Banyak yang bilang aku orang yang cuek dan menyebalkan..Entah itu sekedar gurauan atau kenyataan..Tapi aku tak pernah keberatan...
Aku sendiri mengakui bahwa aku orang yang egois...Aku selalu ingin diperhatikan tapi aku yang paling sering mengabaikan...
Aku ingin sesekali membuat orang lain bahagia,,tapi aku tak suka memperlihatkan sisi lembutku..tak tahu kenapa, aku selalu merasa ragu dan berakhir menunjukan sisi gelapku...

Minggu, 12 Mei 2013

Love Hatred ( Cerpen)



Cerpen perdana (yang benar-benar cerita Pendek !!!) yang ini ceritanya nggak akan rumit kok seperti cerita sebelumnya. So, buat kamu yang imajinasinya pas pas san, mungkin cerita ini lebih cocok karena so simple but so sweet. Jadi kalo habbis baca kasih komentar ya, kalo menurut kalian masih rumit di komen aja, jadi saya bisa tahu mau kalian ttu apa ? udah kayak gini masih nggak trima ?(ups. ngelantur)
Judul : Love Hatred
Cast : Kiryuu Zero, Kuran Kaname, Kuran Rido
Genre : Romance,Fantasy,Shonen Ai

Sabtu, 11 Mei 2013

Real Document (Shonen Ai-One Shot Story)

Update spesial bulan Mei. Pada bulan ini edisi spesial shonen ai story. Kali ini saya akan menceritakan dua cerita romance bergenre shonen ai. Berikut ini adalah story yang pertama kali saya buat bersama Author lain, yaitu Nakahara Ningsih.
Cerita yang dibuat ketika kami sedang sama-sama bosan mendengarkan training sekitar bulan februari tahun lalu (jaman training si condet). Ceritanya gila dan tidak masuk akal. Namun jika para pembaca mengenal tokoh-tokoh anime berikut pastilah akan tertawa sampai guling-guling.hahahaha XD

Kamis, 11 April 2013

Alvarna Best couple contest Part 2



Finally, bisa released juga....Nah, langsung aja , enjoy it !, yang belum baca part 1 1,baca dulu yaaa.
Part 2
Jreng jreng jreng ! (anggap aja seperti musik buat sesuatu yang menegangkan, bikin sama aa kayak theme song kedatangan Kasihime-sensei)
Dan final contest untuk ALVARNA BEST COUPLE CONTEST adalah....
 “Ha ? apaan ?”.
“Courage test alias... !”.
“UJI NYALI !”

Rabu, 20 Februari 2013

The precious thing is...(Part 2)


Sebelumnya di part 1
Part 2 ( It is more precious...)

“Sekarang, Bagaimana rasanya kehilangan benda milikmu yang berharga ?” tanyaku sinis,tanpa rasa menyesal sedikitpun.
“Kau ini ! Bukannya minta maaf malah bertanya seperti itu.” Respon si mata hitam sinis.
Aku hanya memalingkan kepalaku untuk mengejeknya.
“Cepat minta maaf !” serunya.
“Tidak akan pernah.” Ucapku dingin.
“Kau ini....” si mata hitam berkata dengan penuh emosi.
“Ck, kau hanya kehilangan sebuah batu biasa dan kau semarah ini ? Benar-benar bodoh.” Ucapku santai.
Si mata hitam tersenyum aneh setelah mendengar ucapanku. Entah kenapa, semua raut wajah penuh emosinya sirna begitu saja. Aku pun tersadar bahwa ucapanku sama persis seperti yang diucapkan si mata hitam sebelumnya.
“Batu biasa,huh ?. Tak lebih ?” ejek si mata hitam.

Sabtu, 15 Desember 2012

The precious thing is....(part 1)


Dear Kioku lovers( emang ada ?), sebenarnya part ini adalah lost moment yang ada dari Wasureta Kioku. Jadi kali ini saya sajikan dalam bentuk OVA atau cerpen saja. Here is enjoy it...

Part 1 (I've lost it)

Dengar baik-baik Ryuko, bintang ini adalah bintang keberuntunganmu. Jadi selama kau memiliki ini, kau tidak perlu takut pada apapun, karena keberuntungan akan membantumu di saat sulit.
Aku masih ingat sekali apa yang dikatakan Kotaro-nii chan padaku ketika ia memberikan charm bintang kesayanganku beberapa bulan lalu. Charm bintang itu hampir sama berharganya seperti jiwaku. Dan ketika ku kehilangan charm bintang, rasanya seperti aku kehilangan jiwaku. Berlebihan memang, tapi begitulah kenyataannya. Dadaku terasa begitu sakit dan aku tak bisa berhenti menangis. Bagiku, semua yang dikatakan onii-chan   adalah absolute, tidak ada yang bisa mengubahnya, hingga aku bertemu dengan dua orang bocah laki-laki yang sedikit membuka pikiranku….
****
Alpha City, Winter
Meskipun ini musim dingin, aku bias merasakan sebuah kehangatan dari air mata yang menjatuhi pipiku. Aku harus menemukan charm bintang itu, bagaimanapun caranya.
Aku melepaskan sarung tanganku dan melemparnya ke suatu tempat, entah  di mana aku juga sudah lupa. Aku masih terus berjalan mondar mandir sambil sesekali menggali gundukan salju dengan tangan telanjang, berharap aku bias menemukan charm bintang pemberian onii-chan.  Beberapa puluh menit kemudian, aku menyadari bahwa usahaku sia-sia. Aku pun menyadari bahwa tanganku mulai mati rasa karena membeku. Aku menyerah dan menangis di pinggir sungai sendirian, ya seperti gadis kecil yang terbuang dan tidak punya harapan. Dan menangis memang menjadi pilihan terakhirku ketika aku putus asa.